KORAN GRIB,Bengkayang,Kalbar-,Mobil ambulance berplat merah milik Desa Sakataru, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, diduga disalahgunakan oleh Oknum Kepala desa hanya untuk kepentingan pribadi,Kamis 06 Desember 2024.
Dimana mobil Ambulance tersebut sering beroperasi keluar masuk tanpa ada kegiatan medis atau kegiatan lain yang berkaitan dengan kesehatan.
Hal ini diungkapkan oleh awak media setelah melakukan wawancara dengan salah satu warga setempat yang namanya hanya ingin di inisialkan sebut saja (SGT). Ambulance tersebut kerap kali mondar mandir tanpa ada kejelasan yang pasti.
Beberapa sumber lain juga mengatakan hal yang sama. Menurut mereka, kondisi Ambulance nya saat ini masih dalam kondisi utuh ya khusus bagian dalam hanya tampak luar mobil bertuliskan Ambulance ,tidak ada perubahan sedikitpun,bukan seperti Ambulance pada umumnya.
Lanjut (SGT) menyebutkan juga ketika ada warga yang sakit untuk berobat,wajib ada biayanya sebesar Rp.400.000.00, diduga juga ada unsur pungli. Sungguh sangat di sayangkan seharusnya orang sakit jangan di bebani biaya apapun lagi,justru harus di tolong.
Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat mobil ambulance seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, terutama untuk penanganan medis darurat. Namun apalah daya mobil ambulance tersebut justru di duga digunakan untuk kepentingan pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga ambulance tersebut digunakan oleh oknum untuk keperluan pribadi, seperti pergi ke pasar.
Hal ini tentunya harus menjadi perhatiaan pemerintah kabupaten bengkayang agar dapat melakukan pengawasan lebih ektra dalam hal penggunaan fasilitas negara.
Seharusnya apa yang menjadi fasilitas negara disediakan untuk kepentingan sebagaimana mestinya, dan bukan digunakan untuk kepentingan pribadi.
Sampai berita ini di terbit belum ada tanggapan dari pihak yang berwenang. Atau dari instansi pemerintah terkait.
Pewarta : RA




