Kampanye Dialogis Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang di Dusun Lipam,Acara Berjalan Lancar

KORAN GRIB,Bengkayang-Kalbar-, Bertempat di Dusun Lipam,Desa Samalantan, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang telah di adakan kampanye dialogis calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Darwis-Rizal,Rabu 09 Oktober 2024 malam 19:00 Wib.

 

 

Acara berlangsung meriah dan dengan antusias warga dusun lipam berbondong-bondong hadiri untuk mendengar Visi dan Misi calon Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis.

 

 

Adapun yang hadir Calon Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dan Istri,Ketua Tim pemenangan Kecamatan Samalantan,Sekretaris Tim pemenangan Kecamatan Samalantan,Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Samalantan Herkulanus Handi,Ketua PAC Partai PDIP Kecamatan Samalantan Dominikus Hani,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dusun lipam Adi Suprianto,Tokoh Pemuda,dan Masyarakat dusun lipam yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

 

 

Calon Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dalam orasi politiknya di dusun lipam,desa samalantan mengatakan tahun kita adakan pilkada serentak yaitu pemilihan gubernur dan wakil gubernur,pemilihan walikota dan wakil walikota,pemilihan bupati dan wakil bupati seluruh Indonesia dan kita mencoblos pada hari Rabu 27 November 2024,jangan lupa luangkan waktu untuk bisa hadir ke TPS mencoblos nomor 2″,Ucap Darwis.

 

 

Darwis juga mengatakan kenapa coblos nomor 2 karena nomor 2 akan melanjutkan pembangunan yang belum selesai,saya rasa bapak dan ibu yang hadir pada malam ini mengatakan Darwis-Rizal ini pembual atau pangalok bahasa daerah jalan belum jadi betul,betulkan aja kita luruskan aja,karena saya mau menyelesaikannya sekali lagi saya mau menyelesaikannya, bangunan aja belum selesai karena saya menjabat baru tiga tahun lebih,tapi kalau bapak dan ibu mengatakan saya tidak bekerja kenyataannya saya bekerja, contohnya kalau bapak dan ibu mau pergi ke sungai pangkalant dari capkala lewat jalan sudah beraspal,kalau bapak dan ibu lewat dari simpang monterado sekarang untuk menuju kecamatan monterado ya hanya 15 menit ngak sampai 1 jam,tapi kalau dari lipam ngak nyampai”,Tegas Darwis.

 

 

Tahun ini saya bangun Postu di RT 01/01 lipam 2,nanti kita ketemu lagi saya yang akan meresmikannya,karena saya tgl 25 September sudah cuti,saya dengan pak Syamsul Rizal cuti 23 November selesai cuti saya,dan pada tanggal 25 November saya masuk kembali nanti saya ngomong ke Bu Kadis saya yang akan meresmikannya biar ada kenang-kenangan tanda tangan dari Sebastianus Darwis Bupati Bengkayang.

 

 

Sebastianus Darwis juga menambahkan nanti jalan ini kita timbun ya dua tiga hari ini datang penimbunannya,karena yang minta Bupati langsung,saya berharap ini kan daerah pertanian nanti bikin kelompok,buat koperasi kita bisa melakukan replanting sawit yang artinya TSR peremajaan sawit namanya,untuk para petani tetapi dibuatkan koperasi dan nanti sawit di integrasikan dengan ternak, terbukti kita sudah buat ke sentimo,daerah sinar baru,daerah Jagoi Babang batas dengan Aruk, Kabupaten Sambas dulu masuk Sambas,kecamatan Sejangkung,sekarang sudah masuk Bengkayang jadi kita bangun,untuk apa yaitu untuk kesejahteraan masyarakat kita bukan hanya membangun infrastruktur saja tapi untuk meningkatkan kesejahteraan supaya tidak ada lagi orang-orang miskin, orang-orang tidak mampu,kita bantu dan kita data semua, ibu-ibu yang janda dan bapak-bapak yang duda kita buatkan BPJS yang ngak mampu kalau yang mampu ngak usah yang mampu bisa BPJS mandiri,kita kan beramal juga kita sudah melakukan itu mangkanya Kabupaten Bengkayang mendapatkan Piagam penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi Widodo.

 

 

Dan kita juga punya program 100 pekerja rentan untuk para petani kemudian para nelayan,BPJS Ketenagakerjaan kemaren ada di daerah kecamatan ledo,dia jatuh dia petani dan dia punya BPJS Ketenagakerjaan oleh Kades Rodaya,dia dapat santunan hampir 40 juta tapi dia sudah meninggal tapi kan dapat santunan istrinya yang janda tadi setelah itu anaknya di Sekolahkan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan,itulah program-program yang perlu saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu yang hadir pada malam hari ini bukan hanya program-program insfratruktur saja”,Ucap Sebastianus Darwis calon Bupati Bengkayang.

READ  Polres Sekadau Ungkap Kasus Pencurian Empat Ponsel dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

 

 

Saya perlu dukungan dari Bapak/Ibu untuk menyelesaikan ini semuanya,yang dulu ngak di selesaikan olah raja-raja dulu,yaitu raja kotak kosong hanya ngomong bual ja dengan mengatakan dia biaya siswa urusan daerah dia yang buat masalah Darwis yang tukang bayarnya,tadi saya sampaikan Covid 2021-2022,setelah itu utang beasiswa urusan daerah 7 Miliyar lebih,utang Rumah Sakit 5 Miliyar lebih,Darwis bah orang Samalantan yang menyelesaikannya juga,kalau orang-orang kotak kosong ngomong yang ngak-ngak silahkan bantah aja Bos kitak aja ngak menyelesaikannya masih juga Bos kami yang menyelesaikan.

 

 

Darwis juga menambahkan nanti kita akan buat beasiswa urusan daerah tahun 2026 nanti setiap desa kita ambil paling tidak setiap desa harus ada Sarjana,jadi orang-orang yang tidak mampu otak nanti kita sekolahkan bisa karna program pendidikan kita kurang jadi itulah program-program kita kedepannya. Program ini akan berjalan kalau bapak dan ibu nanti datang ke TPS hari Rabu 27 November 2024 coblos nomor 2 Darwis-Rizal.

 

 

Kalau tidak nyoblos nomor 2 macam mana,dan kalau kitak coblos kitak kosong ngak bertuan gambarnya pun ngak ada macam mana kotak bisa memimpin,setelah pilkada kita pakai duit 48 Miliyar,jadi kalau kotak kosong ini menang kita ulang pemilihan tahun depan mana ada duit segitu lagi,baik duitnya buat saya melicinkan jalan kitak di sini,ngapa kita mau pesta telen bisa bangkrut kabupaten ini kalau pesta demokrasi tolen,baik kita pilih pemimpin yang sudah ada tinggal coblos aja,ngapa kita mau mencoblos yang tidak bergambar.

 

 

Jadi kita salah satu di Indonesia yang calon tunggal bukan berarti kita serakah tetapi Partai memberikan amanah kepada kita ada 30 kursi di DPRD Kabupaten Bengkayang jadi 30 kursi yang memberikan amanah kepada kita,saya ini orang Partai Gerindra ada 6 kursi,sementara Pak H.Syamsul Rizal ada 5 kursi cukup maju Bupati Bengkayang.

 

 

Tetapi karena rata-rata tidak ada yang berani maju ya apa boleh buat lawan kotak kosong maka dari pada itu kitak siap menangkan Darwis-Rizal disini tadi kata Pak Ahan tadi bilang 99% saya janji 2025 saya akan lihat di perubahan anggaran untuk melakukan LPB jadi 2026 kita aspal lah,catat itu ya kenapa saya berani ngomong karena saya Bupati,dan Bupati yang megang duit.

 

 

Jadi tahun 2026 kita punya APBD siap,saya pilkada ini 48 Miliyar jadi saya nabung mulia dari tahun 2022 saya tabung 12,5 Miliyar APBD saya tabung lagi tahun 2023 sebesar 12,5 Miliyar jadi total 48 Miliyar tahun 2024 ketika kita tau anggaran itu sekian 48 Miliyar dibagi untuk KPU, Bawaslu,Polri-TNI jadi kabupaten di Kalbar ini saya tidak mau menyebutkan kabupaten mana minjam ke Bank Kalbar kalau kita ngapa mau minjam karena kita pandai berhitung,tapi kalau kita sia-siakan tanggal 27 November 2024 kita akan melakukan dana sekitar 50 Miliyar lagi buat apa dah ada tinggal coblos aja iya kan.

 

 

Kedepan ya kita tinggal bangun jalan, bangun jembatan, perbaiki sekolah, Postu dah ada dibangun tinggal tempatkan perawat,bidan dan mantri jadi saya kontrol laporkan ke saya kalau ada yang malas-malasan,jadi saya lah Bupati yang sering bolak-balik ke kampung, bengkayang ini luas mulai dari kecamatan siding sampai ke Pulau Lemukutan bahkan sampai ke batas mempawah yang namanya Kecamatan sungai duri itulah Bengkayang punya 17 Kecamatan,122 Desa,2 Kelurahan luasnya lima ratus lima puluh ribu hektare luasnya.

 

 

Saya baru pulang dari sungkung disana jalan belum ada apa-apa beda dengan disini oto susah masuk kalau di sana belum masih dikelas motor,tapi di jaman saya memimpin sekarang pergi ke sungkung 1 jam pakai motor,dulu lewat Entikong mau 1 Minggu perjalanan biayanya jauh berjuta-juta,sekarang sudah ngak lagi dulu harga semen 750rb sekarang hanya 350 sejak saya buka jalan, sekarang masih kerja kita pangkas gunung Es saya target tahun 2026 mobil sudah bisa masuk kesana,dulu saya kalah tahun 2015 orang menang di sungkung,jadi hanya di jadikan eksploitasi digarap tapi tidak dibangun, saya tidak mau seperti itu lebih baik saya tidak mau janji-janji saya kerja,kerja, kerja seperti Presiden kita Pak Jokowi itu saya buktikan dengan pembangunan dari pada kita ngebual ngecap.

READ  Diduga Menganiaya Ayah dan Adik Kandung, Sang Kakak Bacok Nelayan

 

 

Dan saya tau harapan masyarakat di Lipam ini hanya jalan ngak ada yang lain,jalan ini bisa tembus ke lipam 2 dan lipam 3 tapi kita lewatkan yang ini dulu kita pelan-pelan dulu selama 5 tahun pasti dapat,karena di kecamatan Samalantan tidak banyak lagi dibangun kalau desa samalantan tinggal lipam.

 

 

Jalan Samalantan menuju Pajang Tangan kita bangun 33 Miliyar licin pak kalau bapak-bapak mau kerangan tahun depan 33 Miliyar bukan 33 ember jadi kita kerja semua bukan kita ngak kerjakan,setelah itu didesa pasti jaya yaitu daerah Aping buluh, jembatan mau roboh jadi kita tau semuanya karena saya suka berjalan,dan saya adalah pelayan bapak/ibu bukan rajanya bapak/ibu yang jadi raja adalah bapak dan Ibu Nek wan, karena Pemerintah adalah pelayan masyarakat dan kita semua agama di wajibkan untuk memilih seorang pemimpin karena pemimpin begitu dia terpilih berkuasa dia harus amanah menjalankan amanahnya untuk membangun masyarakat baik di bidang jiwa rohaninya, insfratruktur nya, pendidikannya,kesehatannya dan kesejahteraan masyarakat,pertumbuhan ekonomi masyarakat itulah tugas dari seorang pelayan di pemerintahan ini yang harus saya sampaikan kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian yang hadir pada malam hari ini.

 

 

Saya senang bisa ketemu bapak-bapak dan ibu-ibu langsung, syukur ada pemilu ini jadi kita bisa ketemu dan bertatap muka langsung,karena kita tugas setiap hari banyak dan tentunya saya selalu keliling,ngak pernah saya ngak keliling saya bersama istri dan itu saya buktikan, demi apa demi tau aspirasi masyarakat begitu kita tau kita siapkan anggarannya, ketika ada kekurangan kita cari ke pusat kurang di pusat kalau dipusat kurang,kita cari ke Provinsi yang contohnya seperti jalan Provinsi Bengkayang-Singkawang,ini yang kita bicarakan ke Pak Gubernur karna Gubernur kita paham mangkanya di bangun lah jalan Bengkayang-Singkawang mulus lus lus betul…betul”, Kata Darwis.

 

 

Kalau jalan Lipam ini jalan desa milik Kabupaten Bengkayang dulu ini jalan Transmigrasi tetapi sudah di hibahkan ke Pemda Bengkayang,mangkanya ketika saya jadi Dewan dulu disini lah Pokir saya,ngak ada dewan-dewan lain yang masuk, begitu ada yang jadi dewan tapi kalau waktu itu Pak Ahan jadi dewan bisa Pokirnya dimasukan kesini,tapi jangan kwatir Bupati lebih banyak duitnya.

 

 

Yang buka jalan di sini saya dan yang mengaspal juga saya waktu saya menjadi anggota Dewan biasa 2004-2009 dan 2009 saya menjadi ketua dewan,saya sudah bilang sudah 7 kali saya datang kampanye disini,ngak bosan-bosannya tapi Pak labai ngak pernah marahkan saya,jadi Pak Labai itu harus marah sama saya, masa sudah 7 kali datang jalan masih macam ini,tapi sekarang kita sudah tau semuanya dan sudah cek semuanya.

 

 

Sebenarnya saya sudah bicarakan hal ke Pak Bayu Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Bengkayang untuk menghitungnya, nanti tinggal kita anggarkan nya,kemudian jika Pilkada tahun ini berjalan mulus dan nomor 2 menang dan ada sisa penganggaran Silpa namanya ya tidak lari 7 sampai 8 Miliyar nanti kita di anggaran perubahan tahun 2025 untuk memakai LPB,kalau bapak-bapak ke pasar Samalantan itulah LPB. Tapi dipasar Samalantan sudah LPA sudah mau naik sekitar dua atau tiga Minggu lagi sudah di aspal.

READ  SATGAS YONKAV 12/BC BANTU MENGATASI KESULITAN RAKYAT DISEKELILINGNYA

 

 

Kalau saya lihat jalan dusun Lipam ini banyak mobil pengangkut buah sawit oleh PT MAGP lahan sawit sekitar 100 lebih hektar oleh PT MAGP.

 

 

Darwis juga mengatakan PT MAGP ini mau dijualnya tackover kalau mau di tackover nanti kita cek, tackover harus orang betul-betul punya duitnya banyak tetapi saya saran kan ke Pak Hadi dan Pak Labai buat rangkuman ada berapa lahan,berapa KK,dan buatkan Koperasi nanti kita bantu Dinas Pangan Pertanian dan Perkebunan kami akan membantu terbit SR hampir setiap tahun kita dapat seribu sampai dua ribu bibit sawit tapi masuk SR harus ada wadah yang namanya Koperasi.

 

 

Begitu juga nanti bisa buat kelompok ternak nanti kita integrasikan dengan ternak bisa ada sawit yang tumbuh jadi kita sukses di sinar baru kalau bapak-bapak dan ibu-ibu ke sentimo kita sukses itu dibantu oleh pusat,kita lobi pusat dibantu 150 ekor sapi dan lahan 1 hektar di pagar kayak ada setrumnya jadi sapi ngak bisa lari kemana mana hanya makan-makan disitu kalau mau lari kena strum dan sukses jadi mangkanya saya mau kayak gitu di semua daerah masyarakat kita didesa maju, ekonomi baik begitu nanti desa bisa menjadi maju,kalau masyarakat maju otomatis desa juga bisa maju, kecamatan juga bisa maju jadi secara otomatis juga kabupaten juga bisa maju.

 

 

Visi dan Misi saya membangun dengan Pak Jokowi Nawacita kita bangun dari pinggiran,dari desa saya masuk jadi Bupati Bengkayang dulu desa mandiri hanya 1,ini sudah 70 desa mandiri termasuk desa samalantan juga sudah mandiri,ngak istilahnya desa tertinggal,dulu saya masuk banyak sekali desa tertinggal,jadi ketika saya di Lantik jadi Bupati oleh Gubernur pada tanggal 26 Februari 2021 sekarang ini Kabupaten Bengkayang sudah tidak ada lagi desa tertinggal,listrik sudah hampir 34 dulu sebelum saya di Lantik,sekarang tinggal 4 yang belum dan itu semua ada di Kecamatan Siding dan saya sudah melihat semuanya dan saya janjikan kalau jalan sudah masuk otomatis listrik juga masuk karena untuk angkut tiang listrik 1,3 Ton jadi perlu jalan yang bagus untuk Tronton bawa matrial untuk tiang listrik dan gardunya,ini yang sudah kita lakukan.

 

 

Kedepannya saya mau di Bengkayang sudah tidak ada lagi di semua kecamatan-kecamatan dan desa-desa dan dusun yang bleng sport jadi semuanya bisa berinternet, telekomunikasi baik ini semua bisa terjadi kalau bapak-bapak dan ibu-ibu datang ke TPS coblos nomor 2 jangan coblos nomor 1 ngak ada gambarnya tentu carilah yang ada gambarnya dan itu lah yang harus bapak pilih karena kami berdua adalah pasangan Nasionalis saya Dayak Katolik dan Pak Syamsul Rizal muslim Melayu karen bengkayang ini adalah kabupaten yang taman mininya indonesia jadi ada 16 suku bangsa yang ada di Bengkayang semuanya saya daftarkan di Kesbangpol dan saya bantu mereka seperti Majelis Adat Budaya Jawa,Majelis Adat Budaya Melayu,Majelis Adat Budaya Thionghoa, Majelis Adat Dayak, Kerukunan Umat Sulawesi,Minahasa,Padang,Plombamora,Flores,Batak,Maluku,Papua ada smuanya kita buat even-even Kebudayaan kepada mereka tentunya kita mau jadi daerah toleransi tidak boleh ada polemik yang kita ributkan kalau tidak dibangun tidak…betul..betul”, Tutup Sebastianus Darwis.

 

 

Pewarta : Rinto Andreas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *